<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DigitalPitstop Indonesia</title>
	<atom:link href="http://corsairindo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://corsairindo.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Nov 2011 04:19:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Corsair Luncurkan Memory Quad-Channel untuk Platform Intel Terbaru</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/11/15/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-untuk-platform-intel-terbaru/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/11/15/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-untuk-platform-intel-terbaru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 01:38:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dominator]]></category>
		<category><![CDATA[Intel Memory Solutions]]></category>
		<category><![CDATA[Memory]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Vengeance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=1123</guid>
		<description><![CDATA[Intel secara resmi telah meluncurkan prosesor terbaru mereka yaitu Core i7 3000 Series (Sandy Bridge-E). Prosesor yang menggunakan motherboard berchipset X79 dengan socket 2011 ini diklaim memiliki peningkatan performa yang cukup signifikan dari generasi sebelumnya. Salah satu fitur yang nyata adalah digunakannya memori dengan konfigurasi Quad-Channel. Fitur ini memberikan peningkatan memory bandwidth yang besar dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Intel secara resmi telah meluncurkan prosesor terbaru mereka yaitu Core i7 3000 Series (Sandy Bridge-E). Prosesor yang menggunakan motherboard berchipset X79 dengan socket 2011 ini diklaim memiliki peningkatan performa yang cukup signifikan dari generasi sebelumnya. Salah satu fitur yang nyata adalah digunakannya memori dengan konfigurasi Quad-Channel. Fitur ini memberikan peningkatan memory bandwidth yang besar dan meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan. Corsair sebagai market leader untuk pasar high performance memory menjadi yang terdepan bersiap diri menyambut hadirnya platform baru ini. Corsair meluncurkan beberapa memori baru dengan konfigurasi Quad Channel pada berbagai kapasitas dan kecepatan yang telah dioptimalkan untuk sistem ini.</p>
<p><em><strong>DOMINATOR GT</strong></em></p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/11/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-untuk-platform-intel-terbaru/dom_gt_boardx4-2/" rel="attachment wp-att-1135"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1135" title="DOM_GT_boardx4" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/11/DOM_GT_boardx41-300x200.png" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p>CMT16GX3M4X2133C9 &#8211; 2133MHz 16GB 4&#215;240 DIMM, 9-11-10-27, DOMINATOR GT with DHX+,  XMP 1.3, 1.5V</p>
<p><em><strong>DOMINATOR</strong></em></p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/11/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-untuk-platform-intel-terbaru/dom_board_closeupx2/" rel="attachment wp-att-1136"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1136" title="DOM_board_closeupx2" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/11/DOM_board_closeupx21-300x213.png" alt="" width="300" height="213" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>CMP16GX3M4X1866C9 &#8211; 1866MHz 16GB 4&#215;240 DIMM, 9-10-9-27, DOMINATOR with DHX+, XMP 1.3, 1.5V</p>
<p><em><strong>VENGEANCE RED</strong></em></p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/11/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-untuk-platform-intel-terbaru/veng_r_onboard_x4/" rel="attachment wp-att-1128"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1128" title="VENG_R_onboard_x4" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/11/VENG_R_onboard_x41-300x256.png" alt="" width="300" height="256" /></a></p>
<p>CMZ16GX3M4X1866C9R &#8211; 1866MHz 16GB 4&#215;240 Dimm, Unbuffered, 9-10-9-27, Vengeance Red Heatspreader,  XMP 1.3, 1.5V</p>
<p>CMZ32GX3M4X1866C10R &#8211; 1866MHz 32GB 4&#215;240 Dimm, Unbuffered, 10-11-10-30, Vengeance Red Heatspreader, XMP 1.3, 1.5V</p>
<p><em><strong>VENGEANCE BLACK</strong></em></p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/11/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-untuk-platform-intel-terbaru/veng_k_onboard_x4/" rel="attachment wp-att-1131"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1131" title="VENG_K_onboard_x4" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/11/VENG_K_onboard_x41-300x225.png" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>CMZ32GX3M4X1866C10  &#8211; 1866MHz 32GB 4&#215;240 Dimm, Unbuffered, 10-11-10-30, Vengeance Heatspreader,  XMP 1.3, 1.5V</p>
<p>CMZ8GX3M4X1600C9 &#8211; 1600MHz 8GB 4&#215;240 Dimm, Unbuffered, 9-9-9-24, Vengeance Heatspreader,  XMP 1.3, 1.5V</p>
<p>CMZ16GX3M4X1600C9 &#8211; 1600MHz 16GB 4&#215;240 Dimm, Unbuffered, 9-9-9-24, Vengeance Heatspreader,  XMP 1.3, 1.5V</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>VENGEANCE LOW PROFILE</strong></em></p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/11/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-untuk-platform-intel-terbaru/veng_lp_k_onboard_x4/" rel="attachment wp-att-1137"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1137" title="VENG_LP_K_onboard_x4" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/11/VENG_LP_K_onboard_x41-300x225.png" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>CML16GX3M4X1600C8 &#8211; 1600MHz 16GB 4&#215;240 Dimm, Unbuffered, 8-8-8-24, Vengeance Low Profile Heatspreader, XMP 1.3, 1.5V</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Item-item ini akan tersedia di Indonesia dalam waktu dekat. So stay tuned with Corsairindo !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/11/15/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-untuk-platform-intel-terbaru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Evolusi Corsair : Sejarah, Perkembangan dan Pencapaian.</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/10/20/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/10/20/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 04:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=1044</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada yang menyangkal bahwa nama Corsair telah sedemikian tertanam kuat di dalam benak para penggila teknologi komputer selama satu dekade terakhir ini. Corsair dikenal dengan reputasinya sebagai produsen hardware komputer berkualitas dengan layanan purna jual yang prima. Ketika seorang overclocker / gamer membutuhkan sebuah memori high performance atau power supply yang tangguh untuk mendukung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak ada yang menyangkal bahwa nama Corsair telah sedemikian tertanam kuat di dalam benak para penggila teknologi komputer selama satu dekade terakhir ini. Corsair dikenal dengan reputasinya sebagai produsen hardware komputer berkualitas dengan layanan purna jual yang prima. Ketika seorang overclocker / gamer membutuhkan sebuah memori <em>high performance</em> atau <em>power supply</em> yang tangguh untuk mendukung PC mereka, Corsair selalu berada di urutan teratas dalam daftar pilihan hardware mereka.  Namun demikian, tentunya masih banyak pecinta hardware yang belum mengetahui  sejarah, sepak terjang, pencapaian-pencapaian Corsair sejak awal berdirinya hingga saat ini. Berikut ini penggalan singkat dari perjalanan Corsair dalam mewarnai evolusi teknologi hardware PC dunia.</p>
<p><strong>1994. </strong>Didirikan dengan nama Corsair Microsystems pada tahun 1994, awalnya Corsair merupakan OEM yang memproduksi  modul L2 cache. Modul L2 cache pada saat itu masih berupa modul yang tertanam pada motherboard. Corsair bermarkas di Fremont, California Amerika Serikat dan dipimpin oleh CEO Mr. Andy Paul.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/corsair-hq/" rel="attachment wp-att-1046"><img class="aligncenter size-full wp-image-1046" title="corsair hq" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/corsair-hq11.jpg" alt="" width="343" height="224" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar markas Corsair di California,AS.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/andy-paul-png/" rel="attachment wp-att-1047"><img class="aligncenter size-full wp-image-1047" title="andy paul.png" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/andy-paul.png11.jpg" alt="" width="197" height="164" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar CEO Corsair, Mr.Andy Paul.</p>
<p><strong>1997.</strong> Setelah Intel kemudian mengubah desain mereka dengan menempatkan modul L2 cache pada prosesor, Corsair beralih fokus dengan memproduksi memori khusus server.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/corsair-server/" rel="attachment wp-att-1048"><img class="aligncenter size-full wp-image-1048" title="corsair server" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/corsair-server11.jpg" alt="" width="160" height="160" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar memori server.</p>
<p><strong>2002. </strong> Untuk pertama kalinya, Corsair mulai memasarkan produk memori berkinerja tinggi yang dikhususkan untuk overclocker. Disinilah pertama kali diperkenalkan produk XMS (eXtreme Memory Speed) yang legendaris. XMS mendapat pengakuan dunia sebagai memori overclocking terbaik saat itu. Ketika XMS menjadi sangat populer, salah satu yang menjadi keunggulan adalah pada desain heatspreader-nya. Heatspreader XMS classic terbukti memberikan kestabilan yang prima saat memori bekerja berat bahkan ketika sedang di-oveclock.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/corsair-xms/" rel="attachment wp-att-1049"><img class="aligncenter size-full wp-image-1049" title="corsair xms" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/corsair-xms11.jpg" alt="" width="279" height="162" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Memori XMS DDR.</p>
<p><strong>2004.</strong> Sukses dengan XMS tidak membuat Corsair terlena. Mereka melakukan ekspansi produk baru dengan meluncurkan USB flash drive  Flash Voyager dan Flash Survivor. Tidak hanya menawarkan performa dan kapasitas, kedua produk ini memberikan nilai lebih kepada pengguna dengan kemampuannya menahan kondisi ekstrim seperti panas, dingin dan benturan.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/voyager-and-survivor/" rel="attachment wp-att-1050"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1050" title="voyager-and-survivor" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/voyager-and-survivor1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Flash Voyager dan Survivor.</p>
<p><strong>2006.</strong> Teknologi memori terus bergerak maju. Kapasitas memori semakin besar, kecepatan memori terus bertambah. Demikian pula kalangan enthusiast menuntut produk memori yang makin overclockable, mencapai titik kinerja tertinggi yang belum pernah dicapai sebelumnya. Lab R&amp;D Corsair terus berbenah, melakukan berbagai uji coba dan inovasi hingga akhirnya lahirlah produk memori Dominator. Salah satu keunggulan Dominator adalah penggunaan heatspreader pendingin khusus dengan teknologi DHX (Dual Path Heat eXchange) yang menjamin pelepasan panas sempurna ketika memori dipacu sampai batas kinerja maksimalnya. Pada perkembangannya muncul juga varian Dominator GT yang telah mengalami peningkatan fitur dan kecepatan.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/dominator-and-gt/" rel="attachment wp-att-1053"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1053" title="dominator-and-GT" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/dominator-and-GT1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Dominator dan Dominator GT.</p>
<p><strong>2007. </strong>Pada prinsipnya, sebuah PC Gaming atau PC Overclocked sangat memerlukan pasokan daya yang murni dan stabil. Sebuah power supply yang tangguh merupakan keniscayaan. Corsair yang dikenal dekat dengan komunitas gamer dan overclocker akhirnya memutuskan untuk bisa menjawab tantangan itu dengan terjun memasarkan power supply mereka sendiri ! HX520 dan HX620 merupakan dua power supply pertama yang diproduksi. Dan tak perlu menunggu terlalu lama, kedua produk ini segera menarik perhatian pengguna dan mendapatkan berbagai penghargaan.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/hx620-and-hx520/" rel="attachment wp-att-1054"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1054" title="HX620-and-HX520" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/HX620-and-HX5201-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar HX520 dan HX620.</p>
<p><strong>2008. </strong>Desain produk-produk flash drive Corsair sedemikian terlihat “macho” sehingga umumnya digunakan oleh kaum lelaki.  Corsair berfikir keras bagaimana caranya agar produk flash drive bisa lebih diterima semua kalangan. Inilah yang menjadi awal mula lahirnya USB flash drive Voyager Mini ! Produk ini tetap mempertahankan ciri khas flash Voyager yang anti air dan goncangan namun juga memperhatikan estetika desain yang lebih ringkas, berukuran kecil, mudah dibawa, dan tentunya dapat menjadi pilihan kaum hawa.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/voyager-mini/" rel="attachment wp-att-1055"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1055" title="voyager-mini" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/voyager-mini1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Voyager Mini.</p>
<p> Pada tahun ini pula Corsair memperkenalkan power supply modular terbaru HX1000 dan menambah jajaran power supply non modular mereka.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/hx100_tx650_vx550/" rel="attachment wp-att-1056"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1056" title="HX100_TX650_VX550" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/HX100_TX650_VX5501-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar HX1000,VX550,TX650</p>
<p><strong>2009. </strong>Banyak pencapaian penting Corsair di tahun  ini salah satu diantaranya adalah Corsair menempatkan diri sebagai peringkat pertama untuk penjualan power supply di Amerika Serikat !! Saat itu jajaran PSU Corsair telah lengkap ada di pasaran yaitu VX Series, TX Series dan HX Series. Corsair juga kembali melakukan ekspansi produk baru yaitu Solid State Drive (SSD), dengan meluncurkan Xtreme Series dan Performance Series.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/xtreme_performance-ssd/" rel="attachment wp-att-1059"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1059" title="xtreme_performance-ssd" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/xtreme_performance-ssd1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar SSD Xtreme dan Performance Series.</p>
<p> Tak hanya sampai disitu, Corsair memberi kejutan lain dengan ikut terjun di ranah casing computer. Corsair meluncurkan casing pertama mereka yaitu Obsidian 800D, sebuah casing full tower dengan berbagai fitur terkini seperti hot swap HDD cage, cable management, watercooling ready dll. Semuanya semakin lengkap dengan hadirnya produk cpu cooler berbasis air (watercooling) Hydro Series H50.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/obsidian800d_h50/" rel="attachment wp-att-1060"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1060" title="Obsidian800D_H50" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/Obsidian800D_H501-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Obsidian 800D dan Hydro H50</p>
<p><strong>2010</strong>. Corsair meng-update jajaran casing, cpu cooler dan power supply dengan peluncuran casing Graphite 600T, cpu cooler Hydro H70 serta memperkenalkan varian PSU baru yaitu AX Series. Graphite 600T dikenal sebagai casing mid-tower dengan fitur full tower, sementara H70 berhasil merebut hati para extreme overclocker yang membutuhkan cooler yang mampu membantu mereka mencapai hasil yang maksimal. Power supply AX series merupakan PSU fully modular bersertifikasi 80 Plus Gold dengan garansi 7 tahun.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/600t_h70_ax850/" rel="attachment wp-att-1061"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1061" title="600T_H70_AX850" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/600T_H70_AX8501-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Graphite 600T, Hydro H70 dan AX Series.</p>
<p>Tahun 2010 juga menandai terjunnya Corsair ke dunia Audio. USB Gaming Headest HS1 dan versi analognya HS1A memberikan warna baru di dunia gaming audio. Desain headphone dengan kualitas reproduksi suara yang sangat baik, nyaman dipakai bahkan untuk bermain game berjam-jam, menjadi salah satu keunggulan headset ini.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/hs1_hs1a/" rel="attachment wp-att-1062"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1062" title="HS1_HS1A" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/HS1_HS1A1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar HS1 dan HS1A</p>
<p>Corsair menyambut hadirnya platform baru berbasis prosesor Intel Sandy Bridge dengan memperkenalkan memori Vengeance Series. Didesain dengan penampilan heatspreader baru yang agresif, voltage rendah 1.5v, Vengeance hadir dengan berbagai varian frekwensi dan timing yang telah dioptimalkan untuk prosesor Intel Sandy bridge.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/vengeance-black-blue-red/" rel="attachment wp-att-1063"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1063" title="vengeance-black-blue-red" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/vengeance-black-blue-red1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar memori Vengeance</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2011. </strong>Tahun ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para penggemar Corsair. Betapa tidak, Corsair terus melakukan update, penambahan varian baru produk-produknya, bahkan memperkenalkan beberapa jenis produk baru.  Dua buah gaming speaker baru SP2500 dan SP2200 membuktikan bahwa Corsair tidak ingin setengah-setengah bermain di segmen ini. Keduanya dirancang dengan sangat cermat, sehingga hasilnyapun sangat berkualitas.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/sp2200_sp2500/" rel="attachment wp-att-1064"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1064" title="SP2200_SP2500" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/SP2200_SP25001-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar SP2500 dan SP2200.</p>
<p>Terkadang penggunaan pendingin prosesor berukuran besar akan membatasi pilihan memori seorang pengguna. Mereka tidak dapat menggunakan memori high profile dikarenakan keterbatasan ruang. Corsair memberikan solusi dengan meluncurkan memori Vengeance Low Profile. Corsair bahkan menyediakan varian dengan ultra low voltage 1.35v (arctic white).</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/vengeance-lp/" rel="attachment wp-att-1065"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1065" title="vengeance-LP" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/vengeance-LP1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar memori Vengeance Low Profile.</p>
<p>Saatnya beralih ke SATA3 !! Ya, setelah sukses dengan SSD Force dan Nova Series, Corsair kembali meluncurkan varian terbaru yaitu Force 3 dan Force GT. Kedua produk ini telah mendukung interface SATA3 yang telah mulai menjadi standar berbagai motherboard dewasa ini.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/force3_gt/" rel="attachment wp-att-1066"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1066" title="Force3_GT" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/Force3_GT1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Force 3 dan Force GT.</p>
<p> Desain Corsair Hydro Series telah menarik perhatian gamers/overclockers di seluruh dunia. Berkinerja tinggi, ukuran kompak dan operasi yang senyap menjadi alasan utama mereka memilih Hydro Series. Tahun ini Corsair melakukan update pada Hydro Series dengan meluncurkan H60, H80 dan H100.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/h60_80_100/" rel="attachment wp-att-1067"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1067" title="H60_80_100" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/H60_80_1001-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar H60,H80 dan H100.</p>
<p>Corsair kembali menghadirkan anggota keluarga baru dari produk casing mereka dengan meluncurkan Carbide 400R dan 500R. Fitur yang lengkap, desain yang mewah namun dengan harga yang terjangkau, menjadi daya tarik tersendiri dari casing ini.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/400r_500r/" rel="attachment wp-att-1070"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1070" title="400R_500R" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/400R_500R1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Carbide 400R dan 500R.</p>
<p>Jika seorang gamer telah mendapatkan memori tercepat, casing yang kokoh, power supply yang stabil, SSD yang responsif, audio yang jernih dan semua itu bisa mereka dapatkan dari Corsair, lantas apa yang kurang ?? Jawabnya adalah : Keyboard dan Mouse !! Ya, Corsair akhirnya tampil dengan percaya diri di pasar gaming gear. Dua buah Vengeance Gaming Mouse M60 dan M90 serta dua buah Vengeance Gaming Keyboard K60 dan K90 telah diluncurkan. Produk-produk ini dirancang dengan memperhatikan berbagai aspek seperti kenyamanan, kehandalan, serta fitur-fitur penunjang yang mendukung keasyikan bermain game.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/m90_m60_k90_k60/" rel="attachment wp-att-1071"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1071" title="M90_M60_K90_K60" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/M90_M60_K90_K601-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Vengeance Gaming Keyboard dan Mouse.</p>
<p>Pada waktu yang bersamaan Corsair kembali meluncurkan 3 varian baru gaming headset mereka yaitu Vengeance 1500, 1300 dan 1100.  Vengeance 1500 merupakan USB gaming headset dengan fitur dolby headphone 7.1, Vengeance 1300 dikhususkan bagi anda yang ingin memanfaatkan sound card high end, sementara Vengeance 1100 merupakan communication headset yang ringkas dan ringan namun tetap mampu mereproduksi suara yang berkualitas tinggi.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/vengeance-audio/" rel="attachment wp-att-1072"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1072" title="vengeance-audio" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/vengeance-audio1-300x240.gif" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar Vengeance Gaming Headsets.</p>
<p>Demikian sedikit paparan singkat dari sejarah perkembangan Corsair. Berawal dari produsen memori, Corsair tumbuh menjadi produsen berbagai hardware yang diperhitungkan saat ini. Terlepas dari apapun jenis produknya, Corsair membuktikan bahwa kualitas adalah menjadi prioritas utama. Corsair mengedepankan pentingnya memperhatikan kebutuhan pengguna, sehingga setiap inovasi dan pengembangan produk yang dilakukan, akan mengacu kepada hal tersebut di atas. Semua usaha ini pada akhirnya akan bermuara pada hadirnya produk yang berkualitas tinggi, dapat diandalkan dan tepat sasaran. Corsair melengkapinya dengan layanan purna jual yang prima. Ikuti terus kabar terkini tentang Corsair, tentunya hanya di corsairindo.com. !</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/10/20/evolusi-corsair-sejarah-perkembangan-dan-pencapaian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Corsair Luncurkan Memory Quad Channel Pertama dan Tercepat di Dunia !</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/10/18/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-tercepat-dan-pertama-di-dunia/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/10/18/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-tercepat-dan-pertama-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 08:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=1030</guid>
		<description><![CDATA[Corsair mengumumkan peluncuran memori Quad Channel Pertama di dunia berkapasitas 32GB. Memori dengan part number CMT32GX3M4X1866C9 (8GB x 4) ini beroperasi pada 1866 MHz, 1.5V dengan timing 9-10-9-27. Memori ini telah lulus test pada platform dual channel maupun quad channel yang sebentar lagi akan segera hadir di pasaran. Produk ini menggunakan heatsink DHX+ yang menjamin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Corsair mengumumkan peluncuran memori Quad Channel Pertama di dunia berkapasitas 32GB. Memori dengan part number CMT32GX3M4X1866C9 (8GB x 4) ini beroperasi pada 1866 MHz, 1.5V dengan timing 9-10-9-27. Memori ini telah lulus test pada platform <strong>dual channel</strong> maupun <strong>quad channel</strong> yang sebentar lagi akan segera hadir di pasaran. Produk ini menggunakan heatsink DHX+ yang menjamin kestabilan saat menjalankan aplikasi-aplikasi yang menggunakan memori secara intensif. Berikut ini gambar dan press release-nya :</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-tercepat-dan-pertama-di-dunia/dom_gt_boardx4/" rel="attachment wp-att-1031"><img class="aligncenter size-full wp-image-1031" title="DOM_GT_boardx4" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/DOM_GT_boardx411.gif" alt="" width="400" height="267" /></a></p>
<p>==================================================================================</p>
<h3>FOR IMMEDIATE RELEASE</h3>
<h1 align="center">Corsair Announces World&#8217;s First High-Performance Quad Channel 32GB Memory Kit</h1>
<h2 align="center">– 1866MHz Dominator® kit works with dual channel and quad channel motherboards –</h2>
<p><strong>FREMONT, California — October 13th, 2011 — </strong><a href="http://www.corsair.com/?utm_source=Corsair&amp;utm_medium=PressRelease&amp;utm_content=HomeLink&amp;utm_campaign=32GBQuadChannel">Corsair®</a>, a worldwide designer and supplier of high-performance components to the PC gaming hardware market, today announced the world’s first high-performance <a href="http://www.corsair.com/memory-by-product-family/dominator.html?utm_source=Corsair&amp;utm_medium=PressRelease&amp;utm_content=HomeLink&amp;utm_campaign=32GBQuadChannel">quad channel Dominator 32GB DDR3 memory kit</a>.</p>
<p>The Dominator 32GB Quad Channel kit (part number CMT32GX3M4X1866C9) consists of four rigorously-screened 8GB DDR3 DRAM modules with Corsair’s patented DHX+ heatsinks. It operates at 1.5V and is designed to run at 1866MHz, with 9-10-9-27 C9 timing. Corsair has compatibility tested the new 32GB Quad Channel kit with upcoming quad channel platforms as well as current dual channel platforms.</p>
<p>&#8220;The new Dominator 32GB Quad Channel memory kit is designed for high-performance PC enthusiasts using the latest motherboards, whether they&#8217;re overclockers, gamers, or simply want a large amount of state-of-the-art memory,&#8221; said Thi La, Vice President of Memory Products at Corsair. &#8220;Corsair is a market leader in high-performance memory, and we&#8217;re pleased to be first to market with a high-performance 32GB quad channel kit.&#8221;</p>
<p>The Dominator 32GB Quad Channel kit will be available in October from authorized Corsair retailers and etailers worldwide for a US MSRP of $999. To get the full story on Corsair’s complete line of <a href="http://www.corsair.com/memory-by-product-family/dominator.html?utm_source=Corsair&amp;utm_medium=PressRelease&amp;utm_content=HomeLink&amp;utm_campaign=32GBQuadChannel">high-performance Dominator DDR3 memory kits</a>, please visit:</p>
<p><a href="http://www.corsair.com/memory-by-product-family/dominator.html?utm_source=Corsair&amp;utm_medium=PressRelease&amp;utm_content=HomeLink&amp;utm_campaign=32GBQuadChannel">http://www.corsair.com/memory-by-product-family/dominator.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>About DHX+ Technology</strong><br />
Corsair&#8217;s patented DHX+ technology uses specially designed, high-quality heatsinks and a custom-designed PCB that allows both the front and rear of the memory ICs, and the printed circuit board itself, to be cooled. This technology is covered by US Patent Number 7,606,034. DHX+ technology also provides for the cooling fins to be removed, allowing for a range of modular cooling accessories including extended heatsink fins and the AirFlow Pro™ dynamic temperature and activity display.</p>
<p><strong>About Corsair</strong><br />
Founded in 1994, Corsair supplies high performance products purchased primarily by PC gaming enthusiasts who build their own PCs or buy pre-assembled customized systems. The company&#8217;s award-winning products include DDR3 memory upgrades, USB flash drives, power supply units, solid-state drives, PC speakers, gaming headsets, gaming keyboards, laser gaming mice, CPU cooling products, and computer cases.</p>
<p>Copyright © 2011 Corsair Memory, Inc. All rights reserved. Corsair, the sails logo, and Dominator are registered trademarks, and Airflow Pro is a trademark of Corsair in the United States and/or other countries. All other company and/or product names may be trade names, trademarks, and/or registered trademarks of the respective owners with which they are associated. Features, pricing, availability, and specifications are subject to change without notice.</p>
<p>===================================================================================</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/10/18/corsair-luncurkan-memory-quad-channel-tercepat-dan-pertama-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Casing Corsair : Mewujudkan &#8220;Rumah Idaman&#8221; bagi Komponen PC Anda.</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/10/04/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/10/04/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 08:37:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cases]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=970</guid>
		<description><![CDATA[Corsair berhasil menyedot perhatian para penggemar teknologi PC  saat pertama kali meluncurkan casing  Obsidian 800D. Standar kualitas tinggi yang selama ini diterapkan kapada produk-produk Corsair,  tercermin dalam berbagai fitur dan kelebihan yang dimiliki Obsidian 800D. Tersedianya hot-swap HDD bay menjadi salah satu fitur yang memanjakan penggunanya.  Berbagai penghargaan  yang diterima merupakan bukti nyata kualitas produk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Corsair berhasil menyedot perhatian para penggemar teknologi PC  saat pertama kali meluncurkan casing  <a href="http://www.corsair.com/pc-cases/obsidian-series-pc-case/obsidian-series-800d.html">Obsidian 800D</a>. Standar kualitas tinggi yang selama ini diterapkan kapada produk-produk Corsair,  tercermin dalam berbagai fitur dan kelebihan yang dimiliki Obsidian 800D. Tersedianya hot-swap HDD bay menjadi salah satu fitur yang memanjakan penggunanya.  Berbagai penghargaan  yang diterima merupakan bukti nyata kualitas produk ini.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/800dgallery1/" rel="attachment wp-att-971"><br />
</a><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/800dgallery1/" rel="attachment wp-att-971"><img class="size-medium wp-image-971 alignleft" title="800dgallery1" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/800dgallery11-236x300.gif" alt="" width="236" height="300" /></a><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/800d-side_detail_opened/" rel="attachment wp-att-973"><img class="size-medium wp-image-973 alignnone" style="margin-top: 20px; margin-bottom: 20px;" title="800d-side_detail_opened" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/800d-side_detail_opened1-300x296.png" alt="" width="270" height="266" /></a></p>
<p style="text-align: center;"> Gambar 1. Casing Obsidian 800D</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak saat itu para penggemar Corsair berharap bahwa Corsair akan meluncurkan produk-produk casing berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.  Tidak perlu waktu terlalu lama bagi Corsair untuk mengabulkan harapan itu. Tidak lama kemudian Corsair meluncurkan <a href="http://www.corsair.com/pc-cases/graphite-series-pc-case/graphite-series-600t.html">Graphite 600T</a>, sebuah casing mid-tower  dengan fitur-fitur yang umumnya hanya dimiliki sebuah casing full-tower. Cable management dan removable drive cage menjadi salah satu daya tarik casing ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/600t_threequarterviewhi/" rel="attachment wp-att-986"><img class="size-medium wp-image-986 alignleft" title="600T_threequarterviewHI" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/600T_threequarterviewHI1-241x300.jpg" alt="" width="193" height="240" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/600t_update_5/" rel="attachment wp-att-978"><img class="size-medium wp-image-978 aligncenter" style="margin-left: 250px; margin-right: 250px; margin-top: -5px; margin-bottom: -5px;" title="600t_update_5" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/600t_update_51-300x265.png" alt="" width="240" height="212" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"> Gambar 2. Casing Graphite 600T</p>
<p>Mendapatkan respon positif pasar atas kehadiran Obsidian 800D dan Graphite 600T, Corsair terus melanjutkan inovasi dan pengembangan produk-produk casingnya sehingga lahirlah varian baru yaitu <a href="http://www.corsair.com/pc-cases/graphite-series-pc-case/special-edition-white-graphite-series-600t-mid-tower-case.html">Graphite 600T Special Edition White</a>. Tidak hanya sekedar memberikan warna putih yang terkesan mewah dan eksklusif, Graphite 600T Special Edition White juga menyertakan side window panel agar anda dapat memamerkan isi hardware PC anda. Jika anda hendak memaksimalkan pendinginan graphic card, side window ini dapat diganti dengan mesh window untuk menempatkan fan tambahan.</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/600tw_herob_glass_a_3/" rel="attachment wp-att-993"><img class="alignleft size-medium wp-image-993" title="600tw_herob_glass_a_3" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/600tw_herob_glass_a_31-243x300.png" alt="" width="219" height="270" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"> <a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/600tw_side_open_b_3_1/" rel="attachment wp-att-977"><img class="aligncenter size-medium wp-image-977" style="margin-left: 250px; margin-right: 250px; margin-top: -50px; margin-bottom: -50px;" title="600tw_side_open_b_3_1" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/600tw_side_open_b_3_11-300x257.png" alt="" width="240" height="206" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">  Gambar 3. Casing Graphite 600T Special Edition White</p>
<p> <a href="http://www.corsair.com/carbide-series-500r-white-mid-tower-case.html">Corsair Carbide 500R</a> memberikan warna lain di antara jajaran casing Corsair lainnya. Betapa tidak, produk ini memberikan manfaat lebih dari harga yang anda bayarkan. Tersedia dalam dua pilihan warna : hitam dan putih ,  selain memiliki space yang luas untuk menampung berbagai hardware modern saat ini, Carbide 500R memilki drive cage yang removable, yang dapat dipindahkan jika anda menggunakan graphic card berukuran panjang hingga 45 cm ! Pada side panel ditempatkan fan 200mm yang dapat mengoptimalkan pendinginan graphic card anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/500r-2/" rel="attachment wp-att-997"><img class="alignleft size-medium wp-image-997" title="500r-2" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/500r-21-205x300.png" alt="" width="167" height="243" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">    <a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/500rw_side_open_b_1/" rel="attachment wp-att-998"><img class="aligncenter size-medium wp-image-998" style="margin-top: -50px; margin-bottom: -50px; margin-left: 200px; margin-right: 200px;" title="500rw_side_open_b_1" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/500rw_side_open_b_11-300x283.png" alt="" width="240" height="226" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"> Gambar 4. Casing Carbide 500R (White)</p>
<p>Jika anda membayangkan untuk membeli sebuah casing dengan fitur :  8 expansion slot, mampu menampung harddisk  hingga 6 buah, kompatibel dengan SSD, kompatibel dengan radiator pendingin berukuran panjang 24 cm, memiliki kabel manajemen yang unik , 3 buah fan 120mm dengan 7 lagi tempat ekstra untuk fan tambahan. Apakah anda akan mengira bahwa ini bisa dipenuhi oleh sebuah casing berharga pada kisaran satu juta rupiah ? Percayalah Corsair <a href="http://www.corsair.com/pc-cases/carbide-series-pc-case/carbide-series-400r-mid-tower-case.html">Carbide 400R</a> akan mampu mewujudkan impian anda !  Sebuah casing dengan harga terjangkau dengan fitur-fitur yang umumnya hanya dimiliki casing high end.  Dukungan terhadap fitur hardware modern seperti USB3.0 dan SSD 2.5 in telah dimiliki casing ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/400r_hero_down_1/" rel="attachment wp-att-999"><img class="alignleft size-medium wp-image-999" title="400r_hero_down_1" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/400r_hero_down_11-232x300.png" alt="" width="186" height="240" /></a></p>
<p><a href="http://corsairindo.com/2011/10/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/400r_side_open_b_2/" rel="attachment wp-att-1000"><img class="alignnone size-medium wp-image-1000" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; margin-top: 20px; margin-bottom: 20px;" title="400r_side_open_b_2" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/10/400r_side_open_b_21-300x287.png" alt="" width="216" height="207" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">  Gambar 5. Casing Carbide 400R</p>
<p>Demikian sekilas gambaran mengenai fitur-fitur Casing Corsair yang ada saat ini. Casing Corsair akan memenuhi kebutuhan anda akan sebuah casing ideal, yang memiliki fungsionalitas terbaik serta mendukung dan mengoptimalkan komponen hardware terkini .  Akankah muncul produk Casing Corsair berikutnya setelah ini ??  Ikuti terus kabar terkini dari Corsairindo !!</p>
<p>Informasi lengkap mengenai produk-produk ini dapat anda temukan <a href="http://www.corsair.com/pc-cases.html">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/10/04/casing-corsair-mewujudkan-rumah-idaman-bagi-komponen-pc-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kumpulan review Corsair Hydro Series CPU Cooler</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/09/12/kumpulan-review-corsair-hydro-series-cpu-cooler/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/09/12/kumpulan-review-corsair-hydro-series-cpu-cooler/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2011 06:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cooling]]></category>
		<category><![CDATA[Hydro Series]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=949</guid>
		<description><![CDATA[Sejak pertama kemunculannya, produk-produk Corsair Hydro Series CPU Cooler telah menarik perhatian enthusiast, overclocker dan gamer di seluruh dunia. Kinerja yang baik, ukuran yang kompak, kemudahan instalasi dan harga yang kompetitif telah menempatkan Corsair Hydro Series CPU Cooler menjadi solusi pendingin CPU berbasis air (water cooling) terbaik saat ini. Klaim ini diperkuat dengan banyaknya penghargaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak pertama kemunculannya, produk-produk Corsair Hydro Series CPU Cooler telah menarik perhatian enthusiast, overclocker dan gamer di seluruh dunia. Kinerja yang baik, ukuran yang kompak, kemudahan instalasi dan harga yang kompetitif telah menempatkan Corsair Hydro Series CPU Cooler menjadi solusi pendingin CPU berbasis air (water cooling) terbaik saat ini. Klaim ini diperkuat dengan banyaknya penghargaan dari berbagai reviewer dunia atas  keunggulan produk-produk ini. Berikut ini beberapa link yang bisa dijadikan referensi :</p>
<h3><span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; font-weight: normal;"><a href="http://www.hardwaresecrets.com/article/Corsair-H80-CPU-Cooler-Review/1371" target="_blank">Hardware Secrets</a>, <a href="http://www.corsair.com/cooling/hydro-series/hydro-series-h80-high-performance-liquid-cpu-cooler.html">Hydro Series™ H80 CPU Cooler</a> Review — <em>&#8220;The Corsair H80 is a great liquid cooling solution. It reached one of the best performances we saw on all air coolers and sealed watercoolers that we tested so far. It is also not too loud, maintaining the noise at an acceptable level even at full speed.&#8221;</em></span></h3>
<div>
<p> <a href="http://www.madshrimps.be/articles/article/1000204#axzz1Wjsg1vcK" target="_blank">Mad Shrimps</a>, <a href="http://www.corsair.com/cooling/hydro-series/hydro-series-h80-high-performance-liquid-cpu-cooler.html">Hydro Series H80 CPU Cooler</a> Review — <em>&#8220;With the Hydro 80 Corsair has raised the bar again on their all in one cooling solution product line. Too bad I couldn&#8217;t put it up against the Antec 920 solution. The latter being in fact just a beefed up/revised version of the previous Corsair/Asetek lineup. The improvements in the radiator design allow for better cooling and less generated noise than the Hydro 70. Performance wise, depending on the used profile you get similar or slightly better performance than any of the single rad Hydros. The little single fan Hydro 50/60 are no match for it&#8217;s beefier and bigger brothers.&#8221;</em></p>
<p><a href="http://techgage.com/article/corsair_h80_self-contained_liquid_cpu_cooler_review/" target="_blank">Techgage</a>, <a href="http://www.corsair.com/cooling/hydro-series/hydro-series-h80-high-performance-liquid-cpu-cooler.html">Hydro Series H80 CPU Cooler</a> Review — <em>&#8220;At ~$90 from various online retailers, you&#8217;ll pay for the performance that you gain. Is it worth the extra money on top of the H70 or other high-end air coolers? You bet! Not only does it provide what amounts to a ton of extra performance when talking about CPU coolers, but it&#8217;s incredibly quiet and expandable thanks to the Link system &#8211; there is no doubt in my mind that the price premium is warranted.Performance, build quality,functionality and low noise levels all create a remarkable piece of kit that any enthusiast should be tripping over themselves to buy.&#8221;</em></p>
<p><a href="http://www.hexus.net/content/item.php?item=31533&amp;page=7" target="_blank">Hexus</a>, <a href="http://www.corsair.com/cooling/hydro-series/hydro-series-h80-high-performance-liquid-cpu-cooler.html">Hydro Series H80 CPU Cooler</a> and <a href="http://www.corsair.com/cooling/hydro-series/hydro-series-h100-extreme-performance-liquid-cpu-cooler.html">Hydro Series H100 CPU Cooler</a> Review — <em>&#8220;In terms of overall performance, both the KÜHLER 920 and Hydro H80 are difficult to separate. The thick-radiator, dual-fan configurations deliver similar results at a similar price, but Corsair&#8217;s solution &#8211; with a thinner rad, three built-in fan profiles and Corsair Link expandability, is arguably more evolved.</em><em>However, at these prices, performance is what matters most, and &#8211; provided you have the room &#8211; the Hydro H100 is undoubtedly the best-performing cooler we&#8217;ve ever tested. Making use of a large 240mm radiator, the Hydro H100 is capable of shifting plenty of heat in either of its three cooling modes, and support for up to four fans and Corsair Link provides a useful upgrade path, too.&#8221;</em></p>
<p><a href="http://www.kitguru.net/components/cooling/zardon/corsair-h100-extreme-performance-liquid-cooler-review/" target="_blank">KitGuru</a>, <a href="http://www.corsair.com/cooling/hydro-series/hydro-series-h100-extreme-performance-liquid-cpu-cooler.html">Hydro Series H100 CPU Cooler</a> Review — <em>&#8220;The Noctua NH D14 has been the highest performing &#8216;mainstream&#8217; enthusiast level cooler now for around a year. None of the liquid coolers or flagship heatsinks have managed to oust it from the top spot and we were beginning to wonder if it was possible. Until today. </em><em>The Corsair H100 is without question the highest performing all in one cooler on the market, outperforming the D14 by around a single degree under full, overclocked load. Obviously some test results might vary a little, but the only way to test these coolers is to crank then to the limit with the hottest running CPU on the market today – Intel&#8217;s Core i7 990X.&#8221;</em></p>
<p><a href="http://www.tweaktown.com/reviews/4257/corsair_hydro_series_h100_extreme_performance_liquid_cpu_cooler_review/index8.html" target="_blank">Tweak Town</a>, <a href="http://www.corsair.com/cooling/hydro-series/hydro-series-h100-extreme-performance-liquid-cpu-cooler.html">Hydro Series H100 CPU Cooler</a> Review — <em>&#8220;In the end I have to go with my gut! Corsair offers one serious option to those who can&#8217;t afford, or may not want the hassle of planning and mechanical ability needed to build said loop. Looking at it in the broad spectrum, the H100 offers custom water cooling results for less than half the price. Even for those looking for aftermarket cooling to everything in their build, this $100 cooler and just about any aftermarket GPU cooler on the market at $80 or less is still leaving you with over $50 in your pocket, and a lot less hassle if you do have to remove something later than what a typical custom loop restrains you to. If you are in the market for an all-in-one, water cooling solution, there is no reason why you should look at any other solution. For what you get in the Hydro Series H100, even with the loud fans, it isn&#8217;t any worse than any of the others really. My advice here is dive in with both feet, and if the case is willing, get a H100 installed on your CPU and enjoy similar results to mine!&#8221;</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<p>Sumber :<a href="www.corsair.com/blog"> www.corsair.com/blog</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/09/12/kumpulan-review-corsair-hydro-series-cpu-cooler/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Solid State Drive</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/08/16/sejarah-solid-state-drive/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/08/16/sejarah-solid-state-drive/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 04:47:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[harddisk]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[SSD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[Riwayat penyimpanan data tanpa menggunakan komponen bergerak ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir 1960-an dan awal tahun 1970-an. Kala itu, SSD dibuat untuk komputer super buatan IBM yaitu Amdahl dan Cray. Namun mahalnya harga yang harus dibayar, membuat SSD tidak bisa diproduksi secara masal karena tidak ekonomis (saat itu hanya dibuat jika ada pesanan). Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Riwayat penyimpanan data tanpa menggunakan komponen bergerak ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir 1960-an dan awal tahun 1970-an. Kala itu, SSD dibuat untuk komputer super buatan IBM yaitu Amdahl dan Cray. Namun mahalnya harga yang harus dibayar, membuat SSD tidak bisa diproduksi secara masal karena tidak ekonomis (saat itu hanya dibuat jika <span id="more-833"></span>ada pesanan).</p>
<p style="text-align: justify;">Di awal tahun 1980-an, Santa Clara Systems memperkenalkan BatRam, sebuah memori berbentuk serangkaian chip RAM dengan kapasitas total sebesar 1 megabit (125 kilo byte) yang berfungsi mengemulasikan hard-disk, suatu media penyimpanan yang cukup besar kala itu, karena MS-DOS versi 1.0 hanya mendukung media penyimpanan maksimal sebesar 160 kilo byte saja. Dalam paketnya, memori ini dilengkapi dengan baterai isi ulang. Baterai ini berfungsi menyimpan data saat rangkaian RAM tidak mendapatkan pasokan daya listrik (misalnya saat komputer dimatikan).</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1995, M-Systems memperkenalkan SSD berbasis flash memory. SSD ini kemudian secara luas dipakai oleh kalangan militer dan industri angkasa luar Amerika Serikat sebagai pengganti fungsi hard-disk konvensional. Semenjak itu, SSD semakin berkembang sehingga berbentuk dalam perangkat yang kita kenal sekarang dan mulai diproduksi secara masal sehingga saat ini harganya semakin terjangkau (meskipun hard-disk biasa masih jauh lebih murah).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Fitur dan Teknologi</strong><br />
Dari sisi sifatnya, SSD dapat digolongkan menjadi dua, yaitu berbasis flash dan berbasis DRAM (Dynamic Random Access Memory).</p>
<p style="text-align: justify;">Di pasaran saat ini banyak kita temui teknologi SSD berbasis flash, misalnya Flash Disk, Secure Digital (SD Card), Micro SD Card, Multi Media Card (MMC) dan Compact Flash (CF). Sementara SSD dengan ukuran fisik sebesar hard-disk konvensional, yaitu ukuran 1,8 inci dan 2,5 inci dengan kapasitas hingga diatas 128 GB, sejak tahun 2008 sudah mulai populer di pasaran seiring dengan harganya yang makin terjangkau.</p>
<p style="text-align: justify;">SSD berbasis flash memanfaatkan sejumlah kecil DRAM untuk cache yang dipakai untuk menyimpan informasi tentang penempatan blok data serta informasi wear levelling (sebuah teknik untuk memperpanjang usia pemakaian memori berbasis flash). Sementara pada SSD dengan kinerja tinggi biasanya juga dilengkapi dengan penyimpanan daya listrik sementara (energy storage). Komponen ini umumnya disusun dari rangkaian kapasitor atau baterai yang berfungsi untuk memindahkan data dari cache SSD ke flash memory saat komputer dimatikan/ mati mendadak (jika berbasis kapasitor) atau untuk menyimpan data sementara dalam cache (jika menggunakan baterai).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>SSD Berbasis Flash</strong><br />
Data dalam SSD berbasis flash biasanya disimpan dalam sel memori pada chip. Dalam kelompok ini ada dua macam jenis sel memori yang umum digunakan, yaitu jenis MLC (Multi Level Cell) dan SLC (Single Level Cell).</p>
<p style="text-align: justify;">SSD jenis MLC biasanya lebih murah dibandingkan dengan yang berbasis SLC. Hal ini disebabkan MLC menyimpan data sebesar 3 bit atau lebih setiap selnya, sedangkan untuk SLC hanya 1 bit saja, sehingga biaya per giga byte-nya menjadi lebih rendah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan SSD jenis SLC berharga lebih mahal,namun tipe ini memiliki kelebihan tersendiri jika dibandingkan dengan jenis MLC, yaitu kecepatan transfer data yang lebih tinggi, konsumsi daya yang lebih rendah dan daya tahan sel memori yang lebih lama. Salah satu penyebab mahalnya harga SLC ini adalah ongkos pembuatan yang lebih tinggi per giga byte-nya mengingat SSD jenis SLC hanya mampu menyimpan data dengan jumlah yang lebih sedikit per selnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>SSD Berbasis DRAM</strong><br />
SSD dengan teknologi ini memiliki kecepatan akses data yang sangat tinggi (umumnya kurang dari 1 mili detik). Perangkat ini biasanya dilengkapi dengan baterai internal dan sistem penyimpanan data cadangan untuk memastikan tetap adanya data dalam SSD saat komputer dimatikan atau mati mendadak. Dalam kondisi ini, baterai dalam SSD akan memasok daya bagi rangkaian sel untuk menyalin semua informasi dari DRAM ke perangkat penyimpanan cadangan. Saat komputer dinyalakan lagi, semua informasi ini akan dikembalikan lagi ke DRAM.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kelebihan SSD Dibandingkan Hard-disk Konvensional</strong><br />
Ada banyak kelebihan Solid State Drive jika dibandingkan dengan hard-disk konvensional, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li> Waktu mulai bekerja (start-up) yang lebih cepat. Hal ini berdampak pada akses data yang lebih tinggi, keterlambatan/ penundaan membaca data (latency) yang lebih rendah dan waktu pencarian data (seek time) yang jauh lebih cepat.</li>
<li>Tidak memiliki bising/ dengung (noise) mengingat tidak adanya komponen yang bergerak.</li>
<li>Lebih hemat daya listrik, meskipun untuk SSD berbasis DRAM masih diperlukan catu daya yang cukup tinggi, namun jika dibandingkan dengan hard-disk konvensional masih jauh lebih hemat energi.</li>
<li>Lebih kebal terhadap guncangan, getaran, dan temperatur yang tinggi.</li>
<li>Dengan kapasitas penyimpanan yang sama, SSD memiliki bobot yang lebih ringan dan ukuran fisik yang lebih ramping jika dibandingkan dengan hard-disk biasa (khususnya saat ini hingga ukuran penyimpanan 256 GB) sehingga lebih portable untuk notebook dan mobile external storage.</li>
<li>Karena dapat menyimpan data meskipun catu daya tidak ada, kelak teknologi SSD ini jika digabungkan dengan teknologi Memristor (Memory Transistor) membuka kemungkinan tercapainya pembuatan sebuah komputer yang dapat dihidup-matikan layaknya sebuah televisi, sehingga istilah start-up, shut down, hang, blue screen dan sejenisnya hanya menjadi catatan sejarah untuk anak cucu kita.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan segala keunggulan tersebut, sangat wajar jika SSD menjadi pilihan pengguna komputer dan perangkat penyimpanan masa depan. Jika SSD telah mencapai taraf produksi masal pada tingkatan yang sama dengan produksi hard-disk saat ini (khususnya dari sisi harga/ rupiah per giga byte) diharapkan hard-disk konvensional secara alamiah akan menghilang dari pasar industri komputer.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/08/16/sejarah-solid-state-drive/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Memori Komputer / RAM</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/08/16/sejarah-memori-komputer-ram/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/08/16/sejarah-memori-komputer-ram/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 03:38:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AMD]]></category>
		<category><![CDATA[intel]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=827</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan micro computer, atau yang lebih sering disebut dengan PC (Personal Computer) yang sedemikian pesat tentunya tidak lepas dari kebutuhan manusia akan informasi yang harus diolah oleh PC serta tentu saja perkembangan teknologi, khususnya teknologi perangkat keras, perangkat lunak, serta fungsi atau algoritma yang digunakan dalam memproses informasi yang diolah tersebut. Masih terbekas dalam ingatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Perkembangan micro computer, atau yang lebih sering disebut dengan PC  (Personal Computer) yang sedemikian pesat tentunya tidak lepas dari  kebutuhan manusia akan informasi yang harus diolah oleh PC serta tentu  saja perkembangan teknologi, khususnya teknologi perangkat keras,  perangkat lunak, serta fungsi atau algoritma yang digunakan dalam  memproses informasi yang <span id="more-827"></span>diolah tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih terbekas dalam ingatan kita akan perayaan 20 tahun PC yang  jatuh pada bulan Agustus 2001 yang lalu, yang apabila kita cermati saat  ini kita berada pada masa dimana PC telah menjadi bagian yang tidak  dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Jika pada awal ditemukannya, PC  masih dianggap sebagai barang mahal, kini hampir semua orang sudah  memilikinya. Bisa dikatakan, orang yang tidak mengenal komputer akan  dicap sebagai orang yang gagap teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika pada saat itu PC yang diotaki oleh prosessor Intel 8088 hanya  mampu berjalan dengan kecepatan 4,77 MHz yang digunakan untuk  menggerakkan program pengolah kata dalam pembuatan dan editing dokumen,  spreadsheet sederhana untuk mengerjakan pekerjaan akuntansi maupun  bisnis, dan program database sederhana serta sedikit program pendidikan  dan game yang juga masih sangat sederhana. Kini PC yang diotaki Intel  Pentium4 mampu berlari dengan kecepatan 2GHz, bahkan baru – baru ini  Intel Corp melalui ajang Intel Developer Forum-nya, telah menunjukkan  demo prosessor Intel berkecepatan 3,5GHz! Suatu lompatan penemuan  teknologi yang cukup fantastis.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun perkembangan kemampuan PC tidak selalu ditentukan oleh perkembangan prosessor semata. Masih faktor  lainnya, seperti teknologi chipset, memori, kartu VGA, perangkat media  simpan, dan sebagainya. Semua perangkat saling berkembang, berevolusi ke  arah yang lebih baik untuk bersama – sama membangun sistem PC yang  tangguh.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itulah, melalui makalah ini, penulis mencoba memberikan sedikit  informasi mengenai evolusi perangkat memori pada PC. Namun sebelum  melangkah pada pokok permasalahan, perlu ditegaskan terlebih dahulu  ruang lingkup pembahasan makalah ini. Evolusi memori yang penulis bahas  pada makalah ini hanya meliputi memori utama (main memory) jenis RAM  (Random Access Memory) yang digunakan pada komputer mikro (PC).</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan kemampuan prosessor yang pesat tentunya harus diimbangi  dengan peningkatan kemampuan memori. Sebagai penampung data / informasi  yang dibutuhkan oleh prosessor sekaligus sebagai penampung hasil dari  perhitungan yang dilakukan oleh prosessor, kemampuan memori dalam  mengelola data tersebut sangatlah penting. Percuma saja sebuah sistem PC  dengan prosessor berkecepatan tinggi apabila tidak diimbangi dengan  kemampuan memori yang sepadan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketidak tepatan perpaduan kemampuan prosessor dengan memori dapat  menyebabkan inefisiensi bagi keduanya. Katakanlah kita memiliki  prosessor yang mampu mengolah arus data sebanyak 100 instruksi per  detiknya, sementara kita memiliki memori dengan kemampuan menyalurkan  data ke prosessor sebesar 50 instruksi per detiknya. Lalu apa yang  terjadi? Sistem akan mengalami bottleneck. Prosessor harus menunggu data  dari memori. Instruksi yang seharusnya dapat dikerjakan dalam waktu 1  detik menjadi 2 detik karena kemampuan memori yang terbatas.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Apa Arti Istilah-istilah pada RAM?</strong><br />
Begitu banyak nama dan istilah spesifik digunakan pada RAM. Kadang dapat  membingungkan. Tapi tidak jadi masalah, setelah Anda membaca penjelasan  singkatnya berikut. Ini dapat dijadikan panduan, setidaknya untuk  membaca spesifikasi dan memperhitungkan dengan kemampuan produk yang  bersangkutan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Speed</strong><br />
Speed atau kecepatan, makin menjadi faktor penting dalam pemilihan  sebuah modul memory. Bertambah cepatnya CPU, ditambah dengan  pengembangan digunakannya dual-core, membuat RAM harus memiliki  kemampuan yang lebih cepat untuk dapat melayani CPU.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa paramater penting yang akan berpengaruh dengan kecepatan sebuah memory.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Megahertz</strong><br />
Penggunaan istilah ini, dimulai pada jaman kejayaan SDRAM. Kecepatan  memory, mulai dinyatakan dalam megahertz (MHz). Dan masih tetap  digunakan, bahkan sampai pada DDR2.</p>
<p style="text-align: justify;">Perhitungan berdasarkan selang waktu (periode) yang dibutuhkan antara  setiap clock cycle. Biasanya dalam orde waktu nanosecond. Seperti  contoh pada memory dengan aktual clock speed 133 MHz, akan membutuhkan  access time 8ns untuk 1 clock cycle.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian keberadaan SDRAM tergeser dengan DDR (Double Data Rate).  Dengan pengembangan utama pada kemampuan mengirimkan data dua kali lebih  banyak. DDR mengirimkan data dua kali dalam satu clock cycle.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan produk mulai menggunakan clock speed efektif, hasil  perkalian dua kali data yang dikirim. Ini sebetulnya lebih tepat jika  disebut sebagai DDR Rating.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang sama juga terjadi untuk DDR2. Merupakan hasil pengembangan  dari DDR. Dengan kelebihan utama pada rendahnya tegangan catudaya yang  mengurangi panas saat beroperasi. Juga kapasitas memory chip DDR2 yang  meningkat drastis, memungkinkan sebuah keping DDR2 memiliki kapasitas  hingga 2 GB. DDR2 juga mengalami peningkatan kecepatan dibanding DDR.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PC Rating</strong><br />
Pada modul DDR, sering ditemukan istilah misalnya PC3200. Untuk modul DDR2, PC2-3200. Dari mana angka ini muncul?</p>
<p style="text-align: justify;">Biasa dikenal dengan PC Rating untuk modul DDR dan DDR2. Sebagai  contoh kali ini adalah sebuah modul DDR dengan clock speed 200 MHz. Atau  untuk DDR Rating disebut DDR400. Dengan bus width 64-bit, maka data  yang mampu ditransfer adalah 25.600 megabit per second (=400 MHz x  64-bit). Dengan 1 byte = 8-bit, maka dibulatkan menjadi 3.200MBps  (Mebabyte per second).  Angka throughput inilah yang dijadikan nilai  dari PC Rating. Tambahan angka “2?, baik pada PC Rating maupu DDR  Rating, hanya untuk membedakan antara DDR dan DDR2.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>CAS Latency</strong><br />
Akronim CAS berasal dari singkatan column addres strobe atau column  address select. Arti keduanya sama, yaitu lokasi spesifik dari sebuah  data array pada modul DRAM.</p>
<p style="text-align: justify;">CAS Latency, atau juga sering disingkat dengan CL, adalah jumlah  waktu yang dibutuhkan (dalam satuan clock cycle) selama delay waktu  antara data request dikirimkan ke memory controller untuk proses read,  sampai memory modul berhasil mengeluarkan data output. Semakin rendah  spesifikasi CL yang dimiliki sebuah modul RAM, dengan clock speed yang  sama, akan menghasilkan akses memory yang lebih cepat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>MENGENAL BAGIAN-BAGIAN RAM</strong><br />
Secara fisik, komponen PC yang satu ini termasuk komponen dengan ukuran  yang kecil dan sederhana. Dibandingkan dengan komponen PC lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekilas, ia hanya berupa sebuah potongan kecil PCB, dengan beberapa  tambahan komponen hitam. Dengan tambahan titik-titik contact point,  untuk memory berinteraksi dengan motherboard. Inilah di antaranya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PCB (Printed Circuit Board)</strong><br />
Pada umumnya, papan PCB berwana hijau. Pada PCB inilah beberapa komponen chip memory terpasang.</p>
<p style="text-align: justify;">PCB ini sendiri tersusun dari beberapa lapisan (layer). Pada setiap  lapisan terpasang jalur ataupun sirkuit, untuk mengalirkan listrik dan  data. Secara teori, semakin banyak jumlah layer yang digunakan pada PCB  memory, akan semakin luas penampang yang tersedia dalam merancang jalur.  Ini memungkinkan jarak antar jalur dan lebar jalur dapat diatur dengan  lebih leluasa, dan menghindari noise interferensi antarjalur pada PCB.  Dan secara keseluruhan akan membuat modul memory tersebut lebih stabil  dan cepat kinerjanya. Itulah sebabnya pada beberapa iklan untuk produk  memory, menekankan jumlah layer pada PCB yang digunakan modul memory  produk yang bersangkutan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Contact Point</strong><br />
Sering juga disebut contact finger, edge connector, atau lead. Saat  modul memory dimasukkan ke dalam slot memory pada motherboard, bagian  inilah yang menghubungkan informasi antara motherboard dari dan ke modul  memory. Konektor ini biasa terbuat dari tembaga ataupun emas. Emas  memiliki nilai konduktivitas yang lebih baik. Namun konsekuensinya,  dengan harga yang lebih mahal. Sebaiknya pilihan modul memory  disesuaikan dengan bahan konektor yang digunakan pada slot memory  motherboard. Dua logam yang berbeda, ditambah dengan aliran listrik saat  PC bekerja lebih memungkinkan terjadinya reaksi korosif.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada contact point, yang terdiri dari ratusan titik, dipisahkan  dengan lekukan khusus. Biasa disebut sebagai notch. Fungsi utamanya,  untuk mencegah kesalahan pemasangan jenis modul memory pada slot DIMM  yang tersedia di motherboard. Sebagai contoh, modul DDR memiliki notch  berjarak 73 mm dari salah satu ujung PCB (bagian depan). Sedangkan DDR2  memiliki notch pada jarak 71 mm dari ujung PCB. Untuk SDRAM, lebih  gampang dibedakan, dengan adanya 2 notch pada contact point-nya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>DRAM (Dynamic Random Access Memory)</strong><br />
Komponen-komponen berbentuk kotak-kotak hitam yang terpasang pada PCB  modul memory inilah yang disebut DRAM. Disebut dynamic, karena hanya  menampung data dalam periode waktu yang singkat dan harus di-refresh  secara periodik. Sedangkan jenis dan bentuk dari DRAM atau memory chip  ini sendiri cukup beragam.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Chip Packaging</strong><br />
Atau dalam bahasa Indonesia adalah kemasan chip. Merupakan lapisan luar  pembentuk fisik dari masing-masing memory chip. Paling sering digunakan,  khususnya pada modul memory DDR adalah TSOP (Thin Small Outline  Package). Pada RDRAM dan DDR2 menggunakan CSP (Chip Scale Package).  Beberapa chip untuk modul memory terdahulu menggunakan DIP (Dual In-Line  Package) dan SOJ (Small Outline J-lead).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>DIP (Dual In-Line Package)</strong><br />
Chip memory jenis ini digunakan saat memory terinstal langsung pada PCB  motherboard. DIP termasuk dalam kategori komponen through-hole, yang  dapat terpasang pada PCB melalui lubang-lubang yang tersedia untuk  kaki/pinnya. Jenis chip DRAM ini dapat terpasang dengan disolder ataupun  dengan socket. SOJ (Small Outline J-Lead) Chip DRAM jenis SOJ, disebut  demikan karena bentuk pin yang dimilikinya berbentuk seperti huruh “J”.  SOJ termasuk dalam komponen surfacemount, artinya komponen ini dipasang  pada sisi pemukaan pada PCB.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>TSOP (Thin Small Outline Package)</strong><br />
Termasuk dalam komponen surfacemount. Namanya sesuai dengan bentuk dan  ukuran fisiknya yang lebih tipis dan kecil dibanding bentuk SOJ.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>CSP (Chip Scale Package)</strong><br />
Jika pada DIP, SOJ dan TSOP menggunakan kaki/pin untuk menghubungkannya  dengan board, CSP tidak lagi menggunakan PIN. Koneksinya menggunakan BGA  (Ball Grid Array) yang terdapat pada bagian bawah komponen. Komponen  chip DRAM ini mulai digunakan pada RDRAM (Rambus DRAM) dan DDR.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sejarah perkembangan RAM</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. R A M</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh  Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada  tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari  sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM  membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi  4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns =  10-9 detik).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. D R A M</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM.  DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory.  Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu  tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM  mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga  40MHz.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. FP RAM</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar  tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung  mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori  jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja  layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan  bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem  membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi  mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan  transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis  memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz  dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer  data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. EDO RAM</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output  Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan  dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat  meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time  yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada  frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari  FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya  perbedaan kemampuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. SDRAM PC66</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul  memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama /  sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya  mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic  Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai  PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis  memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi,  SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access  time sebesar 10ns.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara  masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66  ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7  seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari  AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan  menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun  masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. SDRAM PC100</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan  secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan  pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel  untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga  diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada  frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh  Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang  bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz  sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori  SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada  frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini  kemudian dikenal dengan sebutan PC100.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menggunakan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100  mempunyai access time sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu  memori PC100 mampu mengalirkan data sebesar 800MB per detiknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hampir sama dengan pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan  dalam sistem komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang  menggunakan memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk  dapat menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan  sistem Super Soket 7. Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7  adalah AMD K6-2, Intel Pentium II generasi akhir, dan Intel Pentium II  generasi awal dan Intel Celeron II generasi awal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>8. DR DRAM</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong>Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem  memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali  dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct  Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan  sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui  sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan  data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan  DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada  kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai  pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena  harganya yang sangat mahal.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>9. RDRAM PC800</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis  memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya  hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM  membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada  tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM,  kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.</p>
<p style="text-align: justify;">Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan  sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya  dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan  lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel  Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya  semakin turun.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>10. SDRAM PC133</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori  SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah  semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM  PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time  sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya.  Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz,  namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun  tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>11. SDRAM PC150</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi – jadi setelah Mushkin,  pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja  pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi  mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan  tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time  sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun  pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta  komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>12. DDR SDRAM</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori  SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu  menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka  DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik  yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang  frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada  gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada  gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori  ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate  Synchronous Dynamic Random Access Memory.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 –  133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR  SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra.  Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama  kali memanfaatkannya.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>13. DDR RAM</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing  ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui  hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan  Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka  dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada  kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk  mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang  menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Perbedaan DDR2 dengan DDR</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>14. DDR2 RAM</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat  dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran  memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada  penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses  segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang  hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.</p>
<p style="text-align: justify;">Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta  peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang  dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah  lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun  grafik.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR  kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya  mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan  tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada  memori.</p>
<p style="text-align: justify;">Teknologi DDR2 sendiri lebih dulu  digunakan pada beberapa perangkat  antarmuka grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya  pada teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan  memori DDR sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer  yang memang mendukung DDR2.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>15. DDR3 RAM</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16%  dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah  menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan  hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR  2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup  memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600  MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2  sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300  MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah  diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri  benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan  motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada  motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>EVOLUSI MODUL</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Selain mengalami perkembangan pada sisi kemampuan, teknik pengolahan  modul memori juga dikembangkan. Dari yang sederhana yaitu SIMM sampai  RIMM. Berikut penjelasan singkatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. S I M M</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kependekan dari Single In-Line Memory Module, artinya modul atau chip  memori ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori jenis ini  hanya mempunyai jumlah kaki (pin) sebanyak 30 dan 72 buah.</p>
<p style="text-align: justify;">SIMM 30 pin berupa FPM DRAM, banyak digunakan pada sistem berbasis  prosessor 386 generasi akhir dan 486 generasi awal. SIM 30 pin  berkapasitas 1MB, 4MB dan 16MB.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan SIMM 70 pin dapat berupa FPM DRAM maupun EDO DRAM yang  digunakan bersama prosessor 486 generasi akhir dan Pentium. SIMM 70 pin  diproduksi pada kapasitas 4MB, 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB.<br />
<strong>2. D I M M</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kependekan dari Dual In-Line Memory Module, artinya modul atau chip  memori ditempelkan pada kedua sisi PCB, saling berbalikan. Memori DIMM  diproduksi dalam 2 bentuk yang berbeda, yaitu dengan jumlah kaki 168 dan  184.</p>
<p style="text-align: justify;">DIMM 168 pin dapat berupa Fast-Page, EDO dan ECC SDRAM, dengan  kapasitas mulai dari 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB. Sementara DIM 184  pin berupa DDR SDRAM.<br />
<strong>3. SODIMM</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kependekan dari Small outline Dual In-Line Memory Module. Memori ini  pada dasarnya sama dengan DIMM, namun berbeda dalam penggunaannya. Jika  DIMM digunakan pada PC, maka SO DIMM digunakan pada laptop / notebook.</p>
<p style="text-align: justify;">SODIMM diproduksi dalam dua jenis,jenis pertama mempunyai jumlah kakai sebanyak 72, dan satunya berjumlah 144 buah</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. RIMM / SORIMM</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">RIMM dan SORIMM merupakan jenis memori yang dibuat oleh Rambus. RIMM  pada dasarnya sama dengan DIMM dan SORIMM mirip dengan SODIMM.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena menggunakan teknologi dari Rambus yang terkenal mengutamakan  kecepata, memori ini jadi cepat panas sehingga pihak Rambus perlu  menambahkan aluminium untuk membantu melepas panas yang dihasilkan oleh  memori ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>KESIMPULAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika dicermati, perkembangan memori mengarah pada peningkatan  kemampuan memori dalam mengalirkan data baik dari dan ke prosessor  maupun perangkat lain. Baik itu peningkatan access time maupun lebar  bandwidth memori.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, peningkatan kapasitas memori juga berkembang. Jika dulu,  dengan sistem 8088, memori 1MB dalam satu keping memori sudah sangat  mencukupi, kini bahkan beberapa perusahaan membuat kapasitas memori  sebesar 2GB dalam satu kepingnya!</p>
<p style="text-align: justify;">Yang tidak kalah berkembang adalah adanya kecenderungan penurunan  tegangan kerja yang dibutuhkan oleh memori untuk bekerja secara optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">*Sumber : lukypiksi.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/08/16/sejarah-memori-komputer-ram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengukur Kinerja SSD Corsair Force 3 ?</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/07/14/bagaimana-mengukur-kinerja-ssd-corsair-force-3/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/07/14/bagaimana-mengukur-kinerja-ssd-corsair-force-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jul 2011 08:36:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ATTO]]></category>
		<category><![CDATA[Force 3]]></category>
		<category><![CDATA[IOMeter]]></category>
		<category><![CDATA[SandForce]]></category>
		<category><![CDATA[SATA3]]></category>
		<category><![CDATA[SSD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=664</guid>
		<description><![CDATA[Corsair Force 3, SSD (Solid State Drive) ber-interface SATA3 yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya diluncurkan. SSD generasi terbaru yang dipersenjatai prosesor SandForce SF-2281 ini memiliki performa yang spektakuler ! Spesifikasi lengkap dari produk ini bisa anda lihat disini. Namun demikian spesifikasi utama adalah sebagai berikut : Force Series 3 240GB Unformatted Capacity 240 GB Read [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Corsair Force 3, SSD (Solid State Drive) ber-interface SATA3 yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya diluncurkan. SSD generasi terbaru yang dipersenjatai prosesor SandForce SF-2281 ini memiliki performa yang spektakuler ! Spesifikasi lengkap dari produk ini bisa anda lihat <a href="www.corsair.com/solid-state-drives/force-series-3.html">disini</a>. Namun demikian spesifikasi utama adalah sebagai berikut :</p>
<p><strong>Force Series 3 240GB</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="450">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">Unformatted Capacity</td>
<td valign="top">240 GB</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Read Performance (max)</td>
<td valign="top">550 MB/s</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Write Performance (max)</td>
<td valign="top">520 MB/s</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Random 4k Write (max)</td>
<td valign="top">85,000 IOPS (4k aligned)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Force Series 3 120GB</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="450">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">Unformatted Capacity</td>
<td valign="top">120 GB</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Read Performance (max)</td>
<td valign="top">550 MB/s</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Write Performance (max)</td>
<td valign="top">510 MB/s</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Random 4k write (max)</td>
<td valign="top">85,000 IOPS (4k aligned)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak pertanyaan dari pengguna mengenai bagaimana prosedur pengujian SSD yang dilakukan oleh Corsair Lab. Sejak pertama kali memproduksi SSD, Corsair Lab selalu memberlakukan standar pengujian yang sama. Saat ini hanya ada 3 <em>chipset motherboard</em> dengan <em>I/O controller hubs</em> yang mampu mendorong Force 3 mengeluarkan seluruh potensi yang dimilikinya.</p>
<p><strong>Daftar Software dan Hardware yang dibutuhkan untuk pengujian :</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="603">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><strong>Motherboard</strong></td>
<td valign="top">Intel® P67, H67, or Z68 chipset based (For P67 and H67 rev.B3)</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><strong>Operating System</strong></td>
<td valign="top">Microsoft® Windows® 7 64Bit or 32Bit</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><strong>Storage Controler Setting (BIOS)</strong></td>
<td valign="top">AHCI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><strong>I/O Controller Hub Driver</strong></td>
<td valign="top">Intel 10.1.0.1008 and later</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><strong>Benchmark Software</strong></td>
<td valign="top">
<ul>
<li>ATTO        Disk Benchmark v2.46</li>
<li>IOMeter        2008</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa catatan penting :</p>
<ul>
<li>Benchmark dilakukan kepada      SSD yang ditempatkan sebagai <em>secondary drive</em> atau tidak terdapat <em>operating      system</em> di dalamnya.</li>
<li>Benchmark dilakukan kepada      SSD yang benar-benar baru, sehingga mencerminkan kinerja <em>out of the box</em>.      Hasil <em>benchmark</em> akan menurun seiring dengan masa pemakaian SSD. Hal ini      akan terjadi pada seluruh SSD apapun merk, tipe, controller dsb.</li>
<li>Sistem harus      di-<em>update</em> dengan Microsoft Windows Service Pack terbaru. Demikian pula      dengan <em>driver-driver-</em>nya.</li>
<li>Setelah instalasi <em>update</em> dan      software <em>benchmark</em>, putuskan hubungan dengan jaringan/internet       saat pengujian untuk menghindari      gangguan dari program-program <em>background</em>.</li>
</ul>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Prosedur Pengujian ATTO Disk Benchmark</span></strong></p>
<p>Pertama kita akan menggunakan program ATTO untuk menguji kinerja baca/tulis (sequential read/write). ATTO dapat anda download <a href="http://www.techpowerup.com/downloads/1749/ATTO%20Disk%20Benchmark%20v2.46.html">disini.</a></p>
<ol>
<li>Jalankan ATTO Disk      Benchmark.</li>
<li>Pilih Queue Depth=10.</li>
<li>Pilih target drive dan      klik start.</li>
</ol>
<p><a rel="attachment wp-att-665" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=665"></a><a rel="attachment wp-att-666" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=666"><img class="aligncenter size-full wp-image-666" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/F3_ATTO1.jpg" alt="" width="483" height="620" /></a></p>
<p>Sebuah kinerja baca/tulis yang sangat cepat, sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan Corsair !!</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Prosedur Pengujian IOMeter 2008</strong></span></p>
<p>Kami juga menggunakan IOMeter 2008 untuk mengukur IOPS atau input/output operations per second. Program ini dapat anda download <a href="http://nchc.dl.sourceforge.net/project/iometer/iometer-devel/1.1.0-rc1/iometer-1.1.0-rc1-win32.i386-bin.zip">disini</a>.</p>
<p>Berikut ini prosedur yang Corsair Lab jalankan untuk mengukur IOPS. Pertama pilih “Worker 1”, pilih target drive dan tentukan “Maximum Disk Size” menjadi “16777216” sectors.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-668" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=668"><img class="aligncenter size-full wp-image-668" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/F3_iometer-step1.jpg" alt="" width="624" height="383" /></a></p>
<p>Pilih tab “Access Specification”, pilih “Default” dan klik “Edit”.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-669" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=669"><img class="aligncenter size-full wp-image-669" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/F3_iometer-step2.jpg" alt="" width="624" height="384" /></a></p>
<p>Sekarang atur “Write parameters”. Tentukan nama drive, atur “Transfer Request Size” menjadi 4KB, “Percent Read/Write Distribution” menjadi 100% Write, “Percent Random/Sequential Distribution” menjadi 100% Random, “Align I/O” pada 4KB. Cek kembali semua dan klik “OK”.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-670" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=670"><img class="aligncenter size-full wp-image-670" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/F3_iometer-step3.jpg" alt="" width="594" height="437" /></a></p>
<p>Langkah berikutnya adalah klik pada tab “Test Setup”, tentukan nama pengujian, atur “Run Time” menjadi 5 menit, atur “Ramp Up Time” menjadi 30 detik, atur “Cycling Option” menjadi “Cycle # Outstanding I/Os- run step outstanding I/Os on all disks at a time”, dan atur “#Outstanding I/Os” menjadi 32 Start dan 32 End.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-671" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=671"><img class="aligncenter size-full wp-image-671" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/F3_iometer-step4.jpg" alt="" width="624" height="383" /></a></p>
<p>Semua telah siap. Klik tombol bergambar bendera  hijau untuk memulai pengujian. Hasilnya dapat dilihat pada tab &#8220;Result Display&#8221;.</p>
<p>Kami mengharapkan peningkatan yang signifikan dari prosesor SSD terbaru  SandForce ini, dan hasilnya luar biasa: 85K IOPS !!</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-667" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=667"><img class="aligncenter size-full wp-image-667" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/F3_iometer-result.jpg" alt="" width="623" height="383" /></a></p>
<p>Demikian telah kami paparkan prosedur pengujian SSD yang dilakukan oleh Corsair Lab. Prosedur yang sama bisa anda lakukan pula pada SSD Corsair tipe lainnya seperti Force 2 Series atau Nova Series.</p>
<p>Selamat mencoba !!</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.corsair.com/blog">Corsair Blog</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/07/14/bagaimana-mengukur-kinerja-ssd-corsair-force-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Memilih Power Supply Corsair yang Ideal untuk Anda ?</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/07/12/bagaimana-memilih-power-supply-corsair-yang-ideal-untuk-anda/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/07/12/bagaimana-memilih-power-supply-corsair-yang-ideal-untuk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 04:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[Dalam usaha kami membantu pengguna  memilih power supply unit (PSU) Corsair, pertanyaan yang paling sering muncul adalah bagaimana dan mengapa pilihan jatuh terhadap suatu PSU tertentu. Untuk membantu pengguna memilih, kami membuat PSU Finder. Alat ini demikian sederhana sehingga pengguna dapat memasukkan kriteria-kriteria penting berkaitan dengan sistem mereka untuk menentukan PSU yang paling tepat. PSU [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam usaha kami membantu pengguna  memilih power supply unit (PSU) Corsair, pertanyaan yang paling sering muncul adalah bagaimana dan mengapa pilihan jatuh terhadap suatu PSU tertentu. Untuk membantu pengguna memilih, kami membuat <a href="http://www.corsair.com/psufinder/default.aspx">PSU Finder</a>. Alat ini demikian sederhana sehingga pengguna dapat memasukkan kriteria-kriteria penting berkaitan dengan sistem mereka untuk menentukan PSU yang paling tepat. <a href="http://www.corsair.com/psufinder/default.aspx">PSU Finder</a> dapat anda temukan <a href="http://www.corsair.com/psufinder/default.aspx">disini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski PSU Finder adalah alat yang sangat mudah digunakan, seorang enthusiasts tentunya tetap ingin mengetahui bagaimana cara mengevaluasi kebutuhan PSU bagi sistemnya. Untuk itu kami akan menuntun anda melalui 4 langkah sederhana. Langkah pertama adalah memperkirakan daya yang dibutuhkan oleh prosesor/CPU (Central Processing Unit) dan motherboard. Selanjutnya adalah menentukan kebutuhan daya dari graphic card/ GPU (Graphic Processing Unit). Faktor penambahan peripheral (sound card, modem dll) dan overclocking turut diperhitungkan disini. Berapa watt PSU yang diperlukan ditentukan dari jumlah daya yang dibutuhkan oleh sistem dengan memperhitungkan pula faktor efisiensi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Langkah 1 : Menentukan kebutuhan daya Prosesor (CPU) / Motherboard</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Baik CPU maupun GPU memiliki faktor yang disebut Thermal Design Power atau TDP yaitu angka yang menunjukkan berapa watt panas maksimum yang harus dapat dilepaskan oleh sistem pendingin untuk menjaga agar CPU/GPU tetap berada pada atau di bawah suhu operasi maksimumnya. Dengan bantuan search engine internet seperti google/yahoo  anda akan dengan mudah menemukan TDP dari CPU atau GPU anda. Sebagai contoh AMD Thuban 6 Core memiliki TDP 125W sementara Intel Gulftown 6 Core memiliki TDP 130W. Selain CPU, motherboard juga membutuhkan daya untuk bekerja, meski angkanya dapat bervariasi, 75W adalah cukup untuk menggambarkan daya yang dibutuhkan oleh rata-rata motherboard saat ini. Sehingga dengan asumsi di atas kombinasi antara CPU AMD Thuban 6 Core dan motherboard akan membutuhkan daya total sebesar 125W + 75W = 200W.</p>
<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-611" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=611"><img class="aligncenter size-medium wp-image-611" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/Thuban-and-Gulftown-300x132.jpg" alt="" width="300" height="132" /></a>Gambar CPU AMD Thuban dan Intel Gulftown 6 Core</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Langkah 2 : Menentukan kebutuhan daya Graphic Card (GPU / Graphic Processing Unit)</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">GPU modern dapat menyedot daya yang sangat besar. Beberapa graphic card dengan dual GPU memiliki TDP hingga 400W ! Sebagai contoh AMD Radeon HD5970 memiliki TDP 294W dan Nvidia GTX 480 memiliki TDP 250W. Informasi mengenai TDP berbagai graphic card bisa anda temukan dengan bantuan search engine seperti google / yahoo atau anda bisa menuju Geeks3D GPU TDP Database untuk mendapatkan daftar lengkap TDP berbagai macam GPU. Jika anda menggunakan konfigurasi multiple graphics, anda tinggal mengalikan berapa buah graphic card yang anda gunakan. Untuk contoh kali ini kita memilih menggunakan Nvidia GTX480 sehingga 250W menjadi tambahan daya yang diperhitungkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-613" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=613"><img class="aligncenter size-medium wp-image-613" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/GTX_480_card_web-300x158.jpg" alt="" width="300" height="158" /></a>Gambar graphic card Nvidia GTX480</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Langkah 3 : Menentukan kebutuhan daya komponen lain dan overclocking</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya kita memperhitungkan adanya penambahan komponen-komponen lain misal :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>5 buah fan yang umumnya mengkonsumsi daya      masing-masing 3-5W.</li>
<li>1 buah SSD yang mengkonsumsi daya maksimum      2W.</li>
<li>1 buah Harddisk tipe “green” dengan konsumsi      daya maksimum 10W.</li>
<li>1 buah CD/DVD drive yang mampu mengkonsumsi      daya hingga 30W.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-614" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=614"><img class="aligncenter size-medium wp-image-614" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/SSD_F3_angle_120GB2011-05-09-300x263.png" alt="" width="300" height="263" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Total daya yang dibutuhkan adalah 67W. Untuk tetap menyederhanakan angka kita, kita tetapkan menjadi 75W.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan overclocking ? Overclocking secara moderat baik CPU maupun GPU akan menambah kebutuhan daya masing-masing sekitar 50W.</p>
<p style="text-align: justify;">Mari kita jumlahkan secara keseluruhan kebutuhan daya sistem komputer kita :</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">CPU/Prosesor                          : 125W</p>
<p style="text-align: justify;">Motherboard                           :   75W</p>
<p style="text-align: justify;">GPU/Graphic Card                 : 250W</p>
<p style="text-align: justify;">Komponen lain                        :   75W</p>
<p style="text-align: justify;">Overclocking CPU                  :   50W</p>
<p style="text-align: justify;">Overclocking GPU                 :   50W</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;  +</p>
<p style="text-align: justify;">TOTAL                                   : 625W</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Langkah 4 : Menentukan berapa watt power supply yang dibutuhkan</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kami merekomendasikan anda untuk memilih PSU yang memenuhi target kebutuhan daya sistem komputer pada saat beroperasi 80% dari spesifikasinya. Mengapa ? Karena powersupply bekerja dengan efisien pada saat itu (ditandai dengan fan yang berputar lebih pelan dan senyap). Selain itu anda masih memiliki ruang upgrade di masa depan, misalkan dengan penambahan harddisk atau anda ingin melakukan overclock yang lebih agresif.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Berapa efisiendi yang saya butuhkan ?</span></p>
<p style="text-align: justify;">Power supply Corsair telah memenuhi standard 80 PLUS yang merupakan standar industri internasional yang menyatakan bahwa suatu PSU memiliki efisiensi 80% ke atas. Beberapa tipe seperti Profesional Series Gold bahkan memiliki efisiensi lebih dari 90% !! Semakin efisien suatu PSU semakin sedikit energi yang terbuang menjadi panas dan semakin sedikit panas yang dihasilkan, maka semakin senyap putaran fan yang terdengar.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Modular atau Non-Modular ?</span></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa PSU memiliki kabel yang terpasang secara permanen sehingga lebih murah untuk diproduksi dan memberikan nilai harga berbanding performa yang terbaik. Kami pun menawarkan solusi PSU dengan sistem pengkabelan modular dimana pengguna dapat memilih hanya memasang kabel yang dibutuhkan saja. Dengan demikian proses perakitan akan lebih mudah dan sistem sirkulasi udara di dalam casing dapat lebih dioptimalkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan memperhitungkan efisiensi di atas maka PSU yang kita butuhkan adalah sebesar :</p>
<h2 style="text-align: justify;">625W / 80%  = 781.25 W</h2>
<p style="text-align: justify;">Mari kita lihat beberapa power supply Corsair yang memenuhi kebutuhan di atas.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda membutuhkan PSU dengan perbandingan kinerja dan performa terbaik untuk sistem anda, maka pilihan terbaik adalah Corsair Gaming Series GS800. PSU ini menawarkan fitur dan efisiensi terbaik dengan harga yang cukup bersahabat.</p>
<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-622" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=622"><img class="aligncenter size-medium wp-image-622" title="GS800_threequarter" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/GS800_threequarter-300x217.png" alt="" width="300" height="217" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Anda seorang gamer hardcore dan juga ingin melakukan overclocking yang lebih agresif dengan sistem anda ? Maka Corsair Profesional Series HX850 akan memberikan kepuasan akan kebutuhan anda terhadap PSU yang tangguh, efisien dan senyap. Desain kabel modular akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi sirkulasi udara di dalam casing anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-629" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=629"><img class="aligncenter size-medium wp-image-629" title="HX850_angled" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/HX850_angled-300x217.png" alt="" width="300" height="217" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Anda berencana untuk menggunakan sistem multi GPU dimasa depan? Menambah beberapa harddisk lagi untuk menyimpan game kesayangan anda? Untuk memberi ruang yang daya lebih terhadap kebutuhan ini mungkin anda akan memilih Corsair Profesional Series Gold AX1200 !! PSU ini bersertifikasi 80 PLUS Gold sehingga sangat efisien dan bertenaga. Sistem fully modular menjadikannya sebagai pilihan menarik bagi anda yang hendak membangun sebuah sistem extreme performance !!</p>
<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-634" href="http://corsairindo.com/?attachment_id=634"><img class="aligncenter size-medium wp-image-634" title="AX1200-angled" src="http://corsairindo.com/wp-content/uploads/2011/07/AX1200-angled11-300x212.png" alt="" width="300" height="212" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Kesimpulan</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Solusi termudah dalam memilih PSU adalah dengan membeli PSU dengan watt terbesar yang ada, yang sesuai dengan dana yang anda miliki dan cocok untuk casing anda. Namun bagi kebanyakan orang, cara ini bukanlah yang terbaik. Dalam kasus dimana dana menjadi pertimbangan utama, pemilihan PSU yang sesuai menjadi penting sehingga kita tidak membelanjakan lebih dari yang dibutuhkan. Oleh karena itu informasi mengenai berapa sebetulnya kebutuhan daya sistem komputer kita sangatlah penting pada saat kita mulai untuk memilih PSU. Setelah daya yang dibutuhkan diketahui selanjutnya adalah pertimbangan dari fitur, estetika dan dana yang dimiliki.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi tunggu apalagi pilih PSU Corsair yang paling tepat untuk sistem komputer anda !!</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : blog.corsair.com</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/07/12/bagaimana-memilih-power-supply-corsair-yang-ideal-untuk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Corsair Force Series 3 SSDs: The PCMark Vantage Advantage!</title>
		<link>http://corsairindo.com/2011/06/27/corsair-force-series-3-ssds-the-pcmark-vantage-advantage/</link>
		<comments>http://corsairindo.com/2011/06/27/corsair-force-series-3-ssds-the-pcmark-vantage-advantage/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2011 02:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://corsairindo.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[We recently posted some amazing benchmarks put up by our newest SSDs, the Force Series™ 3 120GB and 240GB solid-state drives. Here’s the original blog post for Corsair Force Series 3 SSDs are Now with Us. &#160; Further testing has yielded more awesome benchmark results. One frequently used test by enthusiasts is PCMark® Vantage from [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>We recently posted some amazing benchmarks put up by our newest SSDs, the <a href="http://www.corsair.com/solid-state-drives/force-series-3.html">Force Series™ 3</a> 120GB and 240GB solid-state drives. Here’s the original blog post for <a href="http://www.corsair.com/blog/corsair-force-series-3-ssds-are-now-with-us/">Corsair Force Series 3 SSDs are Now with Us.</a></p>
<p><img src="http://www.corsair.com/media/cms/Blog/Force3_PCMarkVantage/F3_240.png" alt="F3 240" width="600" height="526" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Further testing has yielded more awesome benchmark results. One frequently used test by enthusiasts is <a href="http://www.futuremark.com/benchmarks/pcmarkvantage/introduction/" target="_blank">PCMark® Vantage from Futuremark®</a>. According to Futuremark, “<em>A  PCMark score is a measure of your computer’s performance across a  variety of common tasks such as viewing and editing photos, video, music  and other media, gaming, communications, productivity and security</em>.“</p>
<p>Many consider this benchmark to be a great representation of “real  world” usage. And, real world usage is very important, right?  The Hard  Drive Suite score, or HDD Suite score circled in red below in each  benchmark picture, that shows the SSD specific performance is absolutely  off the charts for a single drive. Rest assured that in your daily  usage, you will have no drive bottlenecks using these SSDs!</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Force Series 3 120GB PCMark Vantage HD Suite Score</h3>
<p><img src="http://www.corsair.com/media/cms/Blog/Force3_PCMarkVantage/Force3_120GB_PCMark_Vantage_copy.jpg" alt="F3 120 PCMark Vantage" width="700" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Force Series 3 240GB PCMark Vantage HD Suite Score</h3>
<p><img src="http://www.corsair.com/media/cms/Blog/Force3_PCMarkVantage/Force3_240GB_PCMark_Vantage_copy.jpg" alt="F3 240 PCMark Vantage" width="700" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Again, as with other benchmarks using older generation SSDs, you’d  need two or more SSDs in RAID-0 to even come close to these scores where  we used a single Force Series 3 SSD.  So mate your new motherboard  using the current Intel® P67, H67, or Z68 chipset based (For P67 and H67  rev.B3) to a Corsair <a href="http://www.corsair.com/solid-state-drives/force-series-3.html">Force Series 3 SSD</a>, and get blistering drive performance!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://corsairindo.com/2011/06/27/corsair-force-series-3-ssds-the-pcmark-vantage-advantage/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

